TAKALAR, Jawara Post–Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Takalar (BAPPEDA), belakangan ini menarik perhatian publik. Betapa tidak, gedung pertemuan berkapasitas 150 orang, mendadak roboh. Padahal diketahui pada penganggaran tahun 2018 tidak dianggarkan untuk pembangunan gedung tersebut.
Dikonfirmasi diruangannya, Kepala Bappeda Drs.Achmad Rivai.M.Si, mengatakan bahwa gedung Bappeda itu bukan roboh sendiri, melainkan dirobohkan. “Perobohan gedung tersebut dilakukan lantaran gedung pertemuan itu mengalami kemiringan diding, serta sudah berpotensi untuk roboh,” jawabnya.
Menurutnya, Bupati Takalar H. Syamsari Kitta.S.Pt.MM, juga menyarankan agar segera melakukan perobohan bangunan tersebut, sebelum gedung itu roboh dan menelan korban jiwa. “Insyaallah kami dan Bapak Bupati akan menganggarkan untuk tahun depan pembangunan gedung pertemuan ini,” imbuhnya.
Lebih rinci dijelaskan bahwa kondisi bangunan itu sudah tidak layak huni. Pasalnya, sejumlah dinding telah merotol mengelupas, mungkin karena bagunan itu sudah tua. “Demi kenyamanan bersama, maka gedung pertemuan itu kami robohkan dan segera akan dibangun kembali,’ imbuhnya.
Helmi
Biro Takalar