Lombok Barat NTB, Jawara Post – Himbauan IPTU I Made Susila Artana dalam menyikapi keamanan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan baik lokal maupun manca negara di wilayah hukum Polsek Sekotong Lombok Barat NTB.
Hal ini terus di gaungkan. terbukti di sejumlah desa pihaknya melalui Bhabinkamtibmas, dan sejumlah tokoh masyarakat tergolong dalam organisai Tim Keamanan Desa (TKD) telah terbentuk di setiap wilayah desa, guna menciptakan keamanan.
Menurut Kapolsek Sekotong IPTU I Made Susila Artana, banyak tempat – tempat wisata yang lagi viral di wilayah sekotong yang sedang di kembangkan oleh masyarakat setempat baik wilayah pantainya dengan deretan pasir putihnya dan Bukit yang di hiasi dengan rumput ilalang bak hamparan syafana yang lagi viral di medsos dan lainnya, dirinya menghimbau agar semua masyarakat serta tokoh pemuda dan Tim Keamanan Desa (TKD) dan Bhabinkamtibmas serta tokoh lainnya agar melakukan lingkontrol terhadap titik – titik rawan di masing – masing wilayahnya.
” Terutama di wilayah Buwun Mas Kebetulan disana daerah tanjakan daerah yang tidak ada sinyal terutama ke teluk sepi,” papar IPTU I Made Susila Artana Selaku Kapolsek Sekotong Rabo. (9/1/2019).
Selain itu I Made Susila juga menjelaskan, titik – titik rawan yang masih menjadi persoalan adalah sempadan wilayah antara lombok tengah dan lombok barat, menjadi persoalan di sebabkan tidak adanya bleng signal telkomsel untuk komunikasi,” Ini yang membuat kita agak kesulitan tepatnya di wilayah pantai nambung,” lanjutnya.
Ia juga berharap peran aktif masyarakat dengan pihak keamanan terus di galakkan hal ini agar akses informasi melalui perpanjangan tugas di desa ada Bhabinkamtibmas terus di lakukan,” Hal ini untuk memudahkan lingkontrol kita terhadap masyarakat terutama daerah rawan karna sebaliknya kita juga dari pihak polsek terus melakukan patroli di wilayah selatan teluk sepi dan wilayah barat teluk mekaki.” lanjut dia.
Tempat terpisah Hj. Sumiatun sekaligus politisi ketua dari partai Golkar Lombok Barat NTB menanggapi hal tersebut dirinya mengakui wilayah perbatasan lombok tengah dan lombok barat NTB tepatnya di Dusun Pengantap Nambung Buwun Mas Sekotong merupakan daerah rawan terutama akses lalu lalangnya pegiat wisata terutama tamu manca negara.
” Memang ini sebagai janji politik saya dulu sewaktu sosialisai saat pilbub tahun kemarin dan insyallah usai di lantik nanti kita akan prioritaskan wilayah selatan untuk pembangunan terutama di bidang pariwisata,” cetusnya saat di temui di kediamannya.
Lalu Muhasan/Lombok Barat.