SITUBONDO, Jawara Post–Upaya satuan polisi pamong praja (Satpol PP) bersama tim pemedam kebekaran (Damkar) Kecamatan Besuki dalam menjaga dan mewujudkan Secound City yang tertib aman dan terkendali, terus digalakkan. Tim gabungan dibawah komando Kasi Trantib, mengelar razia secara rutin, baik di pendopo maupun tempat tempat lainnya.
RIFA’I, kepala seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Besuki mengaku bahwa timnya tidak pernah lelah dalam mewujudkan keinginan warga Besuki dan sekitarnya. Maraknya anaka pang, tuna wisma dan orgil disputaran kota, terus dibrantas. “Tim kami terus meminimalisir jumlah mereka yang menjamur di Besuki,” paparnya.
Lanjuta dia, saat menggelar razia, banyak anak anak jalanan yang biasa disebut anak panag, dicyduk. Mereka digelandang ke kantor kecamatan guna mendapat pembinaan. Sementara, pada malam harinya tim ini berpatroli ikut membantu pihak kepolisian dalam pengendalian situasi dan kondisi keamanan, termasuk meberantas kelompok pemabuk yang meresahkan warga.
“Sedari anjal sampai masalah kaula muda yang pesta miras, tidak luput dari sasaran kami. Sementara yang berkaitan dengan perda, kami tangani, untuk yang masuk unsur pidana, itu ranah kepolisian. Jadi, dalam mengambil langkah dan tindakan, kami selalu bersinergi dengan kepolisian,” bebernya.
Sekadar diketahui, ketika Satpol PP dan Damkar gelar patroli rutin diseputaran alun – alun Besuki, gazibo dan persimpangan lampu merah didapati anak jalanan yang sdang nongkrong di alun alun Besuki. “Kami langsung mengamankan dan memberi pembinaan. Sealin itu, mereka diminta buat surat peryataan agar tidak mengulanginya lagi,” pungkas Rifa’ie.
Belakangan ini, warga masyarakat Besuki mengaku sangat lega dengan aksi tim gabaungan yang rutin gelat razia. Menurut warga, upaya itu efektif dalam menanggulangi kenakalan remaja dan adanya potensi tawuran. “Kami dukung upaya Kasi Trantib Kecamatan Besuki dalam menciptakan Besuki Raya, aman kondusip dan terkendali,” kata Sutomo, tokoh masarakat Besuki, Sabutu 267/07/2019.
Udin/rif/jp